Kenapa Allah sematkan rasa sabar kalau didiri manusia tersematkan jua rasa tergesa-gesa ?
Kenapa Allah sematkan rindu kalau didiri manusia tersematkan juga rasa benci ?
Kenapa Allah sematkan ikhlas kalau dirdiri manusia tersematkan juga rasa dendam ?
_Kelapa Gading, May 18th, 2016_